Card Image

Dalam dunia perekrutan IT yang serba cepat dan kompetitif, waktu adalah aset paling berharga. Setiap wawancara yang tidak menghasilkan kandidat yang tepat bukan hanya membuang waktu — tapi juga bisa menghambat proyek dan memperlambat pencapaian target bisnis.

Di Dikshatek Indonesia, kami memahami hal itu dengan sangat serius. Karena itu, kami menciptakan pendekatan yang kami sebut “Wawancara Tanpa Pemborosan” — sebuah komitmen bahwa setiap wawancara yang Anda lakukan melalui kami benar-benar menghadirkan nilai nyata bagi bisnis Anda.

Kami tidak hanya mengirimkan CV. Kami menghadirkan hasil nyata.

Apa Itu “Wawancara Tanpa Pemborosan”?

Konsep ini berakar dari satu keyakinan sederhana:
Setiap wawancara harus menghasilkan kandidat yang relevan, kompeten, dan sesuai budaya perusahaan.

Di Dikshatek, setiap kandidat telah melalui proses seleksi menyeluruh sebelum tiba di tahap wawancara dengan klien. Kami memastikan setiap kandidat yang Anda temui melalui Dikshatek sudah melalui proses penyaringan mendalam — baik dari sisi teknis, kecocokan budaya, hingga kesesuaian dengan kebutuhan proyek.

Kami memastikan:

  • Tidak ada profil yang asal kirim.
  • Tidak ada kecocokan yang dipaksakan.
  • Tidak ada waktu Anda yang terbuang.

Semua wawancara difokuskan hanya pada kandidat yang memang layak untuk dihadirkan di meja Anda.

Dasar dari Komitmen Kami

1. Berangkat dari Pengalaman Global, Disesuaikan untuk Pasar Indonesia

Dengan pengalaman lebih dari 25 tahun dalam konsultasi dan penempatan staf IT di level global, Dikshatek membawa standar internasional yang kini kami sesuaikan untuk kebutuhan perusahaan di Indonesia.

Kami memahami karakter pasar tenaga kerja Indonesia, mulai dari ekspektasi kandidat hingga kebutuhan teknis tiap perusahaan — dari startup digital hingga enterprise berskala besar.

2. Kombinasi AI dan Ketelitian Perekrut Lokal

Kami menggabungkan AI-based screening system dengan ketajaman analisis perekrut lokal kami.

Sistem kami menilai keahlian teknis, pengalaman proyek, serta relevansi profil kandidat terhadap deskripsi pekerjaan, sementara tim perekrut Indonesia menilai faktor penting seperti soft skills, kultur kerja, ekspektasi, dan dinamika talenta IT di Indonesia.

Pendekatan ini menciptakan keseimbangan antara akurasi teknologi dan insting manusia.

3. Evaluasi Teknis Bertahap dan Akurat

Setiap kandidat Dikshatek menjalani proses seleksi berlapis agar hanya kandidat yang benar-benar siap yang sampai ke tahap wawancara. Setiap kandidat akan melalui 4 tahapan seleksi menyeluruh:

  • Penyaringan berbasis AI.
  • Tes teknis sesuai domain.
  • Wawancara teknikal oleh ahli.
  • Penilaian akhir yang disesuaikan dengan kebutuhan klien.

Proses ini memastikan bahwa kandidat tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga kesiapan untuk langsung berkontribusi di lingkungan kerja Anda.

4. Penilaian yang Selaras dengan Dunia Nyata

Kami tidak menggunakan satu formula untuk semua. Setiap proyek memiliki kebutuhan unik, dan kami menyesuaikan evaluasi berdasarkan domain dan teknologi yang digunakan.

Contohnya:

  • SAP: Tes konfigurasi ABAP, integrasi sistem, serta logika keamanan dan perpajakan.
  • Fullstack & Digital: Evaluasi performa frontend (React/Angular), desain arsitektur API, hingga optimasi database.
  • Cloud & DevOps: Validasi CI/CD pipeline, keamanan Infrastructure-as-Code, serta manajemen microservices dan disaster recovery.

Apa yang Didapat Klien dari Komitmen Ini

Card Image

Bukan Sebuah Proses — Tapi Sebuah Janji

Bagi kami, “Wawancara Tanpa Pemborosan” bukan hanya slogan.
Ini adalah bagian dari DNA kami sebagai konsultan IT yang berorientasi pada solusi dan hasil.

Karena kami percaya, ketika Anda membangun tim IT, presisi bukanlah kemewahan — tapi sebuah keharusan.

Jika Anda lelah dengan proses rekrutmen yang panjang, kandidat yang tidak sesuai, atau wawancara yang berakhir tanpa hasil,
saatnya bekerja dengan mitra yang memberikan jaminan, bukan sekadar janji.

Di Dikshatek Indonesia, setiap wawancara bernilai — karena kami menjaminnya.